Kopertais XIII Lakukan Kunjungan Pengawasan dan Uji Kendali Mutu di IAI Yasni Bungo
Bungo, Jambi – 10 Juli 2025 Kopertais Wilayah XIII Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan kunjungan pengawasan dan pelaksanaan Uji Kendali Mutu (UKM) di Institut Agama Islam (IAI) Yasni Bungo, Kamis (10/7).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Kopertais Wilayah XIII Jambi, Dr. H. Jamrizal, M.Pd, yang memberikan arahan strategis kepada pimpinan, dosen, dan tim penjaminan mutu kampus. Dalam arahannya, Dr. Jamrizal menegaskan bahwa pengawasan ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bagian penting dari proses pembinaan dan peningkatan kualitas institusi.

“Kita ingin memastikan bahwa pelaksanaan UKM tidak hanya dilaksanakan secara administratif, tetapi benar-benar menjadi instrumen evaluatif dan reflektif dalam menjamin capaian mutu lulusan,” tegasnya.
UKM sebagai Instrumen Evaluasi Menyeluruh
Dalam kunjungan tersebut, dilakukan evaluasi langsung terhadap kesiapan akademik, kurikulum, dosen, mahasiswa, serta infrastruktur yang dimiliki IAI Yasni Bungo. UKM sendiri merupakan instrumen strategis dalam penjaminan mutu internal dan eksternal, yang berfungsi untuk mengukur kompetensi lulusan, kesesuaian kurikulum, dan efektivitas pembelajaran, selaras dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

UKM juga dimaksudkan untuk menilai keberhasilan implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang menitikberatkan pada capaian pembelajaran terukur dan aplikatif.
Fokus Pengawasan dan Pembinaan
Dalam kunjungan ini, tim Kopertais XIII memfokuskan pengawasan pada lima aspek utama:
Kesiapan Akademik dan Kurikulum, termasuk integrasi OBE dan KKNI, serta kesesuaian rubrik dan soal dengan capaian pembelajaran.
Kompetensi dan Peran Aktif Dosen, termasuk pelatihan penyusunan soal HOTS dan evaluasi hasil belajar.
Sistem Penjaminan Mutu Internal seperti kinerja LPM dan Gugus Kendali Mutu.
Kesiapan Mahasiswa, termasuk pemahaman akan UKM, akses ke bank soal dan simulasi ujian.
Infrastruktur Teknologi, khususnya dalam mendukung pelaksanaan UKM daring.

Tantangan dan Dorongan Kolaborasi
Dr. Jamrizal turut menyoroti tantangan yang dihadapi PTKIS, seperti keterbatasan anggaran dan disparitas fasilitas antar kampus. Ia mendorong agar kampus-kampus menjalin kolaborasi antar-PTKIS, baik dalam penyusunan soal bersama, pelatihan dosen, hingga penguatan budaya mutu.

“Budaya mutu harus dibangun bersama, dari pimpinan hingga mahasiswa. Kualitas institusi bukan hanya tugas LPM, tetapi seluruh komponen kampus,” ujarnya.
Kopertais XIII Dorong Transformasi Mutu Berkelanjutan
Kunjungan ke IAI Yasni Bungo ini menjadi bagian dari rangkaian pengawasan lapangan Kopertais XIII yang bertujuan memastikan seluruh PTKIS binaan siap menghadapi tantangan mutu pendidikan tinggi Islam di era digital dan global.

Dengan semangat kolaboratif dan pendekatan pembinaan, Kopertais XIII optimistis bahwa UKM dapat menjadi instrumen penggerak perubahan, bukan sekadar kewajiban administratif.