KOPERTAIS XIII TEKANKAN PENGUATAN NILAI ISLAMI DAN KOLABORASI DAERAH DI FEKSIMA I dan LOUNCHING PROGRAM PROGRAM PASCA SARJANA (S2) PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IAI YASNI BUNGO
Bungo, 5 Juni 2025 — Koordinator Kopertasi Wilayah XIII Prof. Dr. H. Kasful Anwar US, M.Pd diwakili Sekretaris Kopertais Wilayah XIII, Dr. H. Jamrizal, M.Pd., menghadiri Festival Ekonomi Syariah Mahasiswa (FEKSIMA) I sekaligus Launching Program Pascasarjana (S2) Pendidikan Agama Islam, yang digelar pada 2–5 Juni 2025 yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam (IAI) YASNI Bungo. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah pembinaan karakter Islami, penguatan intelektual mahasiswa, dan perluasan peran strategis Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dalam pembangunan daerah.
Acara dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Sekretaris Kopertais Wi
layah XIII Jambi, Dr. H. Jamrizal, M.Pd., yang hadir mewakili Koordinator Kopertais XIII, serta Bupati dan Wakil Bupati Bungo, Wakil Rektor III UIN STS Jambi, jajaran pimpinan IAI YASNI, dan para peserta mahasiswa dari berbagai Universitas.
FEKSIMA I digelar pada 2–5 Juni 2025 sebagai ajang yang menggabungkan
ekspresi seni, budaya, dan ekonomi syariah mahasiswa dalam bingkai nilai-nilai keislaman. Dr. Jamrizal menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung tujuh nilai utama, yaitu religiusitas, kearifan lokal, seni Islami, persatuan dan toleransi, kreativitas, pendidikan karakter, dan dakwah kultural.
“FEKSIMA bukan hanya ajang kompetisi, tapi ruang aktualisasi nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. Mahasiswa PTKIS
harus menjadi aktor perubahan yang mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpijak pada nilai-nilai luhur Islam,” ujar Dr. Jamrizal di hadapan peserta.
Selain itu, beliau memperkenalkan konsep fleksibilitas dan adaptasi prioritas pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas PTKIS. Konsep ini mencakup dukungan anggaran daerah, regulasi, beasiswa lokal, insentif dosen, hingga integrasi pro
gram PTKIS dalam perencanaan pembangunan daerah.
Ada empat elemen penting dalam model tersebut:
-
Kebijakan dan Regulasi yang mendorong kemitraan pemda dan PTKIS.
-
Dukungan Anggaran dan Insentif bagi PTKIS terakreditasi dan mahasiswa berprestasi.
-
Kemitraan dan Kolaborasi lintas lembaga untuk kegiatan pengabdian, dakwah moderat, dan penelitian lokal.
-
Monitoring dan Evaluasi Adaptif berbasis data dan evidence-based policy.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat menjadi mitra strategis dalam mengakselerasi mutu PTKIS, baik dari aspek akreditasi, SDM, maupun digitalisasi kampus. Sinergi dan komitmen semua pihak menjadi kunci keberhasilan,” tambahnya.
FEKSIMA I IAI YASNI Bungo dinilai sukses menjadi pionir kegiatan yang memadukan dakwah, eko
nomi syariah, dan budaya lokal. Dengan dukungan Kopertais XIII, kegiatan ini diharapkan menj
adi agenda tahunan yang terus memperkuat peran mahasiswa dalam pengembangan Islam moderat dan pembangunan daerah berbasis kearifan lokal.



